Powered By Blogger

Senin, 13 Juni 2011

"Rasa Patah Dua"

Perasaan galau sudah terasa sejak embun menetes di daun
Kerap akku menyalahkan diri sendiri
Kenapa waktu tak berpihak kepadaku
Gumpalan harapan itu masih menganjal dalam hatiku
Ruang imajinasi itu seharusnya sudah memudar terurai waktu
Namun perasaan sesal dan tak terkalahkan
Membuat hati penasaran
Jujurkah dia memilihku?
Karna akku bertaruh dalam KESETIANKU
Akku ibarat layang_layang yang kau tarik ulur
Kau tersenyum saat permainkan hatiku
Pelan_pelan kau membunuh rasaku
Hari ini di ujung senja yang memerah
Akku kalah....
Biarkan rasa ini mengeras dan membatu di ujung sudut yang tak terjangkau...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar