Powered By Blogger

Sabtu, 04 Juni 2011

"Dia yang Terindah"

Mendengar Isak Tangisnya
Aku Terhisap Memasuki Lorong Panjang Penuh Kelokan
Tak Ingin Mencari Sebab di Balik Matanya Yang Sembab
Aku Sangat Menghormati Keputusannya Untuk Menangis di Sela Waktu
Diantara Detak Jarum Jam Yang Menikam Dan Mengiris
Kini Kau Harus Tahu
Aku Mencoba Tuk Setia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar