Seindah apakah senja yang kau bilang dramatis
Sepanjang angin akan berhembus
Selalu ada cerita tentang hati yang terluka
Ketika melintasi jembatan
Rintihan hati terdengar hingga kebatas langit atau dasar sungai
Kenangan ataupun masa lalu
Seperti diksi yang luar biasa picisan
Aku masih bisa memikirkanmu
Walau kau masih bebas memikirkan orang lain
Ku merindukanmu?
Rindu memang seperti paksaan
Tapi kadang kita tak butuh jawaban dari sebuah kerinduan
Sabarlah...
Tunggu sampai senja selesai
Dan kau boleh tak mencintaiku lagi setelah ini
Kamis, 30 Agustus 2012
"Apa bisa"
Aku mendongakkan wajah begitu desingan tajam diatas ubun-ubun ku
Menggiring burung lenyap dari mata lamurku
Menarik nafasku yang kian terasa menyempit
Bau bacin yang menyengat dari selokan berair hitam kental
Sesuatu yang terdengar seperti surga dunia
Sesuatu yang terlihat elok rupa
Ternyata fatamorgana
Cupingku terasa memerah saat orang-orang berbicara sifatmu
Mulutku tak bersuara Hatiku terasa terperas perih
Amarahku menguap terbawa angin utara
Maaf karna tak seharusnya mutiara bening jatuh
Dia tlah membunuh logika berfikirku
Apa bisa???
Aku bertahan atau kehilangan
Menggiring burung lenyap dari mata lamurku
Menarik nafasku yang kian terasa menyempit
Bau bacin yang menyengat dari selokan berair hitam kental
Sesuatu yang terdengar seperti surga dunia
Sesuatu yang terlihat elok rupa
Ternyata fatamorgana
Cupingku terasa memerah saat orang-orang berbicara sifatmu
Mulutku tak bersuara Hatiku terasa terperas perih
Amarahku menguap terbawa angin utara
Maaf karna tak seharusnya mutiara bening jatuh
Dia tlah membunuh logika berfikirku
Apa bisa???
Aku bertahan atau kehilangan
Langganan:
Postingan (Atom)
