Powered By Blogger

Minggu, 03 Februari 2013

"Malaikat Tanpa Sayap"

Sungguh tersadar sejenak
Saat rasa ini begetar hebat
Kadang berharap tak bisa kau lukai ku
Aku berjalan sampai titik tertinggi
Aku berhenti
Terlalu banyak jejak kesalahan
Tanpa melihat kebelakang
Yang tak mungkin kembali
Biarkan semua seperti seharusnya
Tak kan pernah jadi milikku
Mungkin rasa itu pernah ada
Dia ada saat aku kehilangan
Manusia pernah melakukan salah
Bukan malaikat tanpa sayap
Dan aku tahu bulan sabit akan menjelma jadi purnama
Malam kelabu jadi terang
Pelan-pelan kau mengerti
Ini hanya kesalah pahaman yang terjadi

"Peretas Hati"

Hidup ini absurb
Selalu ada masalah yang datang silih berganti
Harus di jalani dan tak menyerah
Bukan berarti tak ada rasa bersalah dan penyesalan
Seperti orang menangis dan menyesal Ketika di tinggal pergi orang yang dicintainya
Terlalu jenuh...
Sudah terlalu lelah dan bosan
Siklus akan kembali bergulir
Sysphus akan menggelindingkan batu kesombonganmu
Sampai titik terendah penyesalanmu
Dan karena itulah aku tak terkejut
Saat suaramu memanggil namaku
Tak layak untuk ku jalani kembali
Menulis untuk membuat seseorang ingat
Sadar bahwa sosoknya telah memberi warna dan ada dikisahku

Kamis, 30 Agustus 2012

"Cinta Tak direstui"

Seindah apakah senja yang kau bilang dramatis
Sepanjang angin akan berhembus
Selalu ada cerita tentang hati yang terluka
Ketika melintasi jembatan
Rintihan hati terdengar hingga kebatas langit atau dasar sungai
Kenangan ataupun masa lalu
Seperti diksi yang luar biasa picisan
Aku masih bisa memikirkanmu
Walau kau masih bebas memikirkan orang lain
Ku merindukanmu?
Rindu memang seperti paksaan
Tapi kadang kita tak butuh jawaban dari sebuah kerinduan
Sabarlah...
Tunggu sampai senja selesai
Dan kau boleh tak mencintaiku lagi setelah ini

"Apa bisa"

Aku mendongakkan wajah begitu desingan tajam diatas ubun-ubun ku
Menggiring burung lenyap dari mata lamurku
Menarik nafasku yang kian terasa menyempit
Bau bacin yang menyengat dari selokan berair hitam kental
 Sesuatu yang terdengar seperti surga dunia
Sesuatu yang terlihat elok rupa
Ternyata fatamorgana
Cupingku terasa memerah saat orang-orang berbicara sifatmu
Mulutku tak bersuara Hatiku terasa terperas perih
Amarahku menguap terbawa angin utara
 Maaf karna tak seharusnya mutiara bening jatuh
Dia tlah membunuh logika berfikirku
Apa bisa???
Aku bertahan atau kehilangan

Jumat, 27 April 2012

"Tanda Tanya"

Entah mengapa malam ini rasa ragu begejolak di hati
Kubuka jendela kamar agar angin
Menyegarkan ruangan kamar yang sesak
kegelapan malam menghilang
Sinar sang rembulan nan indah
Sungguh menggetarkan
Befikir sejenak
Membayangkan seluruh kebodohan yang kulakukan
Tersenyum melihat masa lalumu
Seseorang lelaki yang tak pernah bisa lepas dari kenanganmu
Kenapa kita bisa saling jatuh cinta?
Aku bukan lelaki pengkhayal yang tak mempercayai hari esok
Apakah aku harus berbohong pada diriku sendiri
Aku tak bisa melupakanmu
Tatapan matamu yang teduh
Bermain diantara alam pikiranku
Otakku penuh tentangmu
Aku tak bisa membedakan
Apakah dirimu sedang berpura_pura
Memerankan sebuah ending sedih atau bahagia
Mungkin juga ini sesuatu yang nyata
Pikiranku ganjil mengalir tak terbendung dalam diriku
Melahirkan tanda tanya
Apakah manusia bisa terlepas dan terbebas dari kenangan masalalunya

Kamis, 01 Maret 2012

"Melawan Egoku"

Mengertilah...
Aku sedang berfikir tentang egoku
Menerima apa yang tak bisa kuterima
Melihat apa yang tak ingin kulihat
Rahasia dan kebohongan
Segalanya seolah kabur
Aku ingin tahu apa yang sebenarnya kau inginkan
Mengertilah...
Aku punya mata yang bisa melihat
Aku punya telinga tuk mendengar kejujuran
Sungguh pada akhirnya
Setiap kita mesti sadar
Tidak semua hal mesti sama dengan yang kita inginkan

"Cinta Platonik"

Seandainya saja
Bisa lebih jujur tentang perasaan masing-masing
Mungkin ironi yang terentang akan cepat berlalu
Rasa sakit dan rindu
Selalu mengajarkanku
Untuk menghargai apa yang kita miliki
Hatiku biru...?
Ada luka di balik kata itu
Tingkah lakumu diatas normal
Aku hafal sakitnya hati jika di khianati
Memilihku tapi dirimu tetap menjalani masa lalumu bersamanya

Kamis, 22 Desember 2011

"Surat Untuk Tuhan, Doaku Untuk Ibuku

Tuhan...
Kau tahu hal terindah apa yang Kau berikan padaku?
... Pasti Kau tahu?
Dialah Ibuku...
Terima kasih Tuhan
Kau memberikan seseorang yang menjagaku
Dari aku dalam kandungan sampai sekarang
Membanjiriku dengan kasih sayangnya
Dia lebih daripada malaikat
Tuhan....
Doaku untuk ibuku
Beri dia kesehatan dan umur yang panjang
Agar aku bisa membahagiakannya