Powered By Blogger

Sabtu, 29 Oktober 2011

"Kebohongan Untuk Sebuah Alibi"

Jam beker memekik keras membangunkan ku 
Tanganku bergerak spontan hendak mematikan alarm 
Melanjutkan alam tak sadar yang sempat terhenti 
Namun sel-sel otakku kembali mengingatkanku 
Akan kisah kemarin sore 
Sehingga ku harus beranjak dari tidurku 
Ingin rasanya jiwa ini bercerai dari badan 
Saat ku buka pesan di hp mu 
Ingin rasanya perut ini memuntahkan 
Semua kata_kata yang pernah kau ucapkan 
Tak pernah kau menghargai sebuah kesetiaan 
Kita harus belajar mengingatkan diri sendiri 
Tuhan itu memberi kita satu muka 
Untuk kita selalu belajar jujur 
Sepintar kita menyimpan bangkai 
Pasti akan tercium juga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar