Mengertilah...
Aku sedang berfikir tentang egoku
Menerima apa yang tak bisa kuterima
Melihat apa yang tak ingin kulihat
Rahasia dan kebohongan
Segalanya seolah kabur
Aku ingin tahu apa yang sebenarnya kau inginkan
Mengertilah...
Aku punya mata yang bisa melihat
Aku punya telinga tuk mendengar kejujuran
Sungguh pada akhirnya
Setiap kita mesti sadar
Tidak semua hal mesti sama dengan yang kita inginkan
Kamis, 01 Maret 2012
"Cinta Platonik"
Seandainya saja
Bisa lebih jujur tentang perasaan masing-masing
Mungkin ironi yang terentang akan cepat berlalu
Rasa sakit dan rindu
Selalu mengajarkanku
Untuk menghargai apa yang kita miliki
Hatiku biru...?
Ada luka di balik kata itu
Tingkah lakumu diatas normal
Aku hafal sakitnya hati jika di khianati
Memilihku tapi dirimu tetap menjalani masa lalumu bersamanya
Bisa lebih jujur tentang perasaan masing-masing
Mungkin ironi yang terentang akan cepat berlalu
Rasa sakit dan rindu
Selalu mengajarkanku
Untuk menghargai apa yang kita miliki
Hatiku biru...?
Ada luka di balik kata itu
Tingkah lakumu diatas normal
Aku hafal sakitnya hati jika di khianati
Memilihku tapi dirimu tetap menjalani masa lalumu bersamanya
Kamis, 22 Desember 2011
"Surat Untuk Tuhan, Doaku Untuk Ibuku
Tuhan...
Kau tahu
hal terindah apa yang Kau berikan padaku?
...
Pasti Kau tahu?
Dialah Ibuku...
Terima kasih Tuhan
Kau
memberikan seseorang yang menjagaku
Dari aku dalam kandungan sampai
sekarang
Membanjiriku dengan kasih sayangnya
Dia lebih daripada
malaikat
Tuhan....
Doaku untuk ibuku
Beri dia kesehatan dan
umur yang panjang
Agar aku bisa membahagiakannya
Jumat, 09 Desember 2011
"Apologi"
Saat ini aku sadar kisah ini
Tak mungkin lagi bertahan
Karena tak mungkin tepat satu janji
Ketika satu sisi hati mengingkari
Cinta bukan puisi ataupun prosa
Bukan pula sastra
Yang di kaji dari bait ke bait
Rasa ini masih terlalu dalam
Seperti lautan tenang dengan arus damai
Namun bisa seperti awan kelam
Yang harus siap mengakhiri gelap
Karena aku bukanlah manusia
Yang tak selesai belajar huruf A
Bukankah pelangi itu indah tuk memudar
Kisah ini seperti paragraf narasi
Dengan akhir cerita berada di tangan penulisnya
Aku ikhlas mengubur semua kisah ini dalam sebuah kotak PANDORA
Yang tersimpan jauh di dalam lubuk hati
Dan akan tetap menjadi rahasia abadi
Tak mungkin lagi bertahan
Karena tak mungkin tepat satu janji
Ketika satu sisi hati mengingkari
Cinta bukan puisi ataupun prosa
Bukan pula sastra
Yang di kaji dari bait ke bait
Rasa ini masih terlalu dalam
Seperti lautan tenang dengan arus damai
Namun bisa seperti awan kelam
Yang harus siap mengakhiri gelap
Karena aku bukanlah manusia
Yang tak selesai belajar huruf A
Bukankah pelangi itu indah tuk memudar
Kisah ini seperti paragraf narasi
Dengan akhir cerita berada di tangan penulisnya
Aku ikhlas mengubur semua kisah ini dalam sebuah kotak PANDORA
Yang tersimpan jauh di dalam lubuk hati
Dan akan tetap menjadi rahasia abadi
Jumat, 25 November 2011
"Rumus Kematian"
Jika hendak belajar sangatlah mudah untuk di pahami
Kapanpun oleh siapapun
Rumus kematian seperti rumus Phytagoras
Memudahkan orang membuat sudut 90'
Kematian adalah kepastian
Sesuatu yang bisa dijabarkan dengan matematika
Jika banyak orang yang mengusai
Orang sakit parah tak tersembuhkan
Tak perlu merasakan sengsara
Tak akan ada orang digencet sakit hati dan putus asa
Tewas gantung diri atau menegak racun
Kematian bukan lagi maut yang seram menakutkan
Namun sebuah pilihan yang kapanpun bisa di selesaikan
Bisa di hitung seperti bilangan
Kapanpun oleh siapapun
Rumus kematian seperti rumus Phytagoras
Memudahkan orang membuat sudut 90'
Kematian adalah kepastian
Sesuatu yang bisa dijabarkan dengan matematika
Jika banyak orang yang mengusai
Orang sakit parah tak tersembuhkan
Tak perlu merasakan sengsara
Tak akan ada orang digencet sakit hati dan putus asa
Tewas gantung diri atau menegak racun
Kematian bukan lagi maut yang seram menakutkan
Namun sebuah pilihan yang kapanpun bisa di selesaikan
Bisa di hitung seperti bilangan
Kamis, 24 November 2011
"Putih Abu_abu"
Aku ingat kejadian itu
Seperti mengangkat kubangan lumpur neraka dari memori terdalamku
Mengorek keanehan masa laluku
Menyajikannya dalam alur sebuah cerita
Aku sendiri yang membacanya
Aku sendiri yang menulisnya dengan tinta hitam
Layaknya ajal kian dekat
Cerita ini akan menjadi manuskrip yang terkubur abadi
Ibarat sebuah dongeng bagi yang tak merasakan
Fiksi tapi nyata dalam hidupku
Aku merasakan takut kehilangan
Tertawa dan bercanda berdua
Ada yang terluka ataupun tersakiti oleh kisah ini
Cinta putih abu_abu
Cinta abadi yang tak lekang oleh roda waktu
Seperti mengangkat kubangan lumpur neraka dari memori terdalamku
Mengorek keanehan masa laluku
Menyajikannya dalam alur sebuah cerita
Aku sendiri yang membacanya
Aku sendiri yang menulisnya dengan tinta hitam
Layaknya ajal kian dekat
Cerita ini akan menjadi manuskrip yang terkubur abadi
Ibarat sebuah dongeng bagi yang tak merasakan
Fiksi tapi nyata dalam hidupku
Aku merasakan takut kehilangan
Tertawa dan bercanda berdua
Ada yang terluka ataupun tersakiti oleh kisah ini
Cinta putih abu_abu
Cinta abadi yang tak lekang oleh roda waktu
"Sayap-Sayap Patah"
Aku ingin membagi setengah jantungku untukmu
Dan harga yang kuinginkan dari itu adalah kau menjadi sebelah sayapku
Sebab sayapku tak lagi dua
Aku tak bisa terbang sempurna
Satu sayapku tlah patah
Aku tidak pernah benar_benar tahu
Orang yang ku sayang melukaiku
Disaat ku berfikir dia yang terakhir dalam hidupku
Tak ada salahnya
Jika kau menjadi sebelah sayapku
Hingga kita bisa terbang bersama
Kemanapun kau dan aku menginginkan
Dan harga yang kuinginkan dari itu adalah kau menjadi sebelah sayapku
Sebab sayapku tak lagi dua
Aku tak bisa terbang sempurna
Satu sayapku tlah patah
Aku tidak pernah benar_benar tahu
Orang yang ku sayang melukaiku
Disaat ku berfikir dia yang terakhir dalam hidupku
Tak ada salahnya
Jika kau menjadi sebelah sayapku
Hingga kita bisa terbang bersama
Kemanapun kau dan aku menginginkan
"What wiil happen, just happen"
Seandainya kata putus itu
Menjadi sebuah alasan bagi logika
Mungkin aku akan benar_benar membencimu
Aku membayangkanmu
Saat kamu selalu memakai kata
Aku sayang kamu...
Dunia ini penuh ketidakpastian
Seperti ucapan yang keluar dari mulutmu
Aku tak mampu bertahan bermain di dalamnya
Areal ketidakpastian yang kau ciptakan
Karena hatiku menolak kehadirannya
Merangkak pelan_pelan
Biar tak terasa
Begitu sakit meninggalkan kisah ini
Menjadi sebuah alasan bagi logika
Mungkin aku akan benar_benar membencimu
Aku membayangkanmu
Saat kamu selalu memakai kata
Aku sayang kamu...
Dunia ini penuh ketidakpastian
Seperti ucapan yang keluar dari mulutmu
Aku tak mampu bertahan bermain di dalamnya
Areal ketidakpastian yang kau ciptakan
Karena hatiku menolak kehadirannya
Merangkak pelan_pelan
Biar tak terasa
Begitu sakit meninggalkan kisah ini
Langganan:
Postingan (Atom)
